Sama-Sama Mengaku Hobi Lari, Kencan Mereka Berakhir di Half Marathon

Cari anomalinya
Cara memakai fitur membaca

Dengarkan membacakan artikel. Baca cepat menampilkan frasa berurutan dengan kecepatan pilihan Anda. Latihan bahasa membandingkan terjemahan yang tersedia. Simpan menambahkan penanda di browser ini; buka kembali dari daftar tersimpan di pemutar. Game pecah bata mengubah kata-kata artikel menjadi bata yang bisa Anda hancurkan.

Bagikan artikel ini
Iklan
Iklan

Cerita dari media sosial Korea: dua orang berbohong soal hobi lari, berlatih selama dua bulan, lalu menemukan kegiatan kencan yang jauh lebih cocok.

Saat dijodohkan teman, seseorang ditanya soal hobi. Jawabannya: lari. Padahal selama beberapa tahun, acara lari paling serius yang dilakukan hanyalah mengejar pintu kereta bawah tanah sebelum menutup.

Lawan kencannya langsung bersemangat karena mengaku punya hobi yang sama. Terlambat sudah untuk menarik kembali jawaban itu. Begitulah awal kisah yang beredar lewat unggahan berbahasa Korea.

Kencan kedua langsung lari lima kilometer

Mereka sepakat berlari di dekat Sungai Han, Seoul. Menurut cerita tersebut, si pencerita sudah kewalahan setelah sekitar dua kilometer. Pasangannya memperlambat langkah, sambil mengatakan bahwa kondisinya sedang kurang bagus.

Ada petunjuk yang luput diperhatikan: sepatu lari pasangan itu terlihat benar-benar baru. Si pencerita justru mengira orang tersebut sangat pandai merawat sepatu. Begitulah kalau sedang suka: sepatu baru pun terlihat seperti perlengkapan pelari berpengalaman.

Kebohongan kecil berubah menjadi biaya pendaftaran

Kemudian muncul ajakan mengikuti half marathon pada November. Pencerita menyetujui dan membayar 50.000 won. Padahal mereka bisa saja mengaku kurang suka lari lalu pergi jalan santai.

Selama sekitar dua bulan, keduanya berlatih sepulang kerja dan saling mengirim foto bukti lari setiap pekan. Bahkan tercatat waktu 31 menit untuk lima kilometer. Demi mempertahankan satu kalimat di awal kencan, mereka benar-benar menjalani hobi yang tadinya dikarang.

Saat hari perlombaan tiba, lutut keduanya ditempeli pita penyangga. Mereka mulai bersama, terpisah di tengah jalan, lalu bertemu lagi sekitar kilometer ke-15 dalam keadaan kelelahan.

Pengakuan yang terlambat 15 kilometer

Di situlah keduanya nyaris bersamaan mengaku tidak menyukai lari. Ternyata kedua-duanya hanya berpura-pura. Masing-masing ingin cocok dengan sosok yang mereka anggap pelari sungguhan. Sepatu baru itu akhirnya masuk akal.

Dua orang yang sebenarnya tak ingin berlari malah mendaftar lomba 21,0975 kilometer demi menyenangkan satu sama lain. Perasaannya tulus, pilihan kegiatannya luar biasa melelahkan.

Unggahan itu menyebut mereka finis dalam 3 jam 4 menit dan sama-sama membawa pulang medali.

Apa yang mereka lakukan sekarang?

Delapan bulan kemudian, menurut cerita, mereka sudah berpacaran. Setiap Minggu pagi tetap bertemu di tepi Sungai Han. Namun kini kegiatannya berjalan kaki sambil makan roti. Dua medali dipajang berdampingan di rumah.

Butuh perjalanan panjang untuk menemukan kencan yang sebenarnya disukai keduanya. Dari awal beli roti dan jalan kaki saja, kan bisa?

Ini adalah kisah yang dibagikan lewat media sosial; orang-orang dan catatan perlombaannya belum diverifikasi secara independen.

Sumber: unggahan awal, lanjutan, dan jarak resmi half marathon menurut World Athletics.

Lebih dalam lagi: Tak punya hobi dan teman, apakah menikah akan membuat bahagia?

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa mendukung situs ini. Dukung

Iklan
Iklan
Iklan

Satu lagi? Ada yang seru?

Mumpung sudah selesai membaca: beberapa cerita yang mirip dan beberapa yang beda sama sekali tapi seru.

  1. Topik serupaApa Itu Tren 1,000 Little Things di TikTok?Haruskah Membuat Seribu Daftar?
  2. Kenapa Pelukan dari Orang Tertentu Terasa Nyaman, tapi dari Orang Lain Tidak?
  3. Beda sama sekali, tapi seruKurcaci yang Menari Itu dari Film Apa?Rumpelstiltskin AI dan Kaset VHS yang Tak Pernah Ada
  4. Kukira Waktunya Masih Banyak, Ternyata Tinggal 10 Menit untuk Mengejar Pesawat
  5. Minecraft Masuk Elden Ring?Gabungan Game Pakai AI Ini Benar-Benar Bisa Dimainkan?
  6. Saya Tidur 18 Jam dalam SehariTidur Pemulihan atau Tanda yang Perlu Diwaspadai?

Baca ini hari ini

Masing-masing menjawab pertanyaan yang biasanya muncul setelah membaca artikel ini.

Lihat semua artikelLebih banyak tentang Pacaran dan pernikahan

Cari artikel lain

Semua artikel

Mendoi-chan

Pengelola situs

Mendoi-chan

Mengubah kerepotan di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari menjadi struktur yang jelas dan langkah berikutnya.