Kenapa Please Don't Destroy Jadi Pegawai J.Crew? Penjelasan Sketsa Iklan Jas yang Kacau

Cara memakai fitur membaca

Dengarkan membacakan artikel. Baca cepat menampilkan frasa berurutan dengan kecepatan pilihan Anda. Latihan bahasa membandingkan terjemahan yang tersedia. Simpan menambahkan penanda di browser ini; buka kembali dari daftar tersimpan di pemutar. Game pecah bata mengubah kata-kata artikel menjadi bata yang bisa Anda hancurkan.

Bagikan artikel ini

Bagikan artikel ini

Iklan
Iklan

Deskripsi: Iklan J.Crew pada 20 Oktober 2026 mempertemukan kembali tiga komedian Please Don't Destroy. Simak cerita hari pertama kerja, letak kelucuannya, dan hubungan mereka dengan SNL.

Mereka bukan benar-benar pindah profesi. Tiga anggota Please Don't Destroy sedang memerankan pegawai toko jas yang gagal bekerja dengan benar pada hari pertama. Merek pakaian Amerika J.Crew merilis kampanye “We Take Suiting Seriously” pada 20 Oktober 2026, dengan Ben Marshall, John Higgins, dan Martin Herlihy sebagai bintangnya.

Apa yang terjadi dalam videonya?

Latar ceritanya adalah Suit Shop J.Crew di 19 Bond Street, New York. Menurut pengumuman resmi perusahaan, ketiganya mengukur tubuh pelanggan dengan cara meragukan, memberi saran busana yang aneh, lalu mencoba menutup toko bahkan sebelum tengah hari. Ini adegan komedi yang direncanakan, bukan laporan kejadian nyata di gerai tersebut.

Foto kampanyenya justru menampilkan mereka sebagai pria kantoran New York era 1990-an yang rapi dan percaya diri. Ada dasi, tas kerja, dan setelan jas yang meyakinkan. Ketika video dimulai, penonton mengetahui bahwa pakaian profesional ternyata tidak otomatis menghasilkan kemampuan profesional.

Mengapa reuni ini menarik?

Please Don't Destroy terkenal lewat sketsa video singkat yang berkembang menjadi segmen rekaman di Saturday Night Live (SNL), acara komedi Amerika. Pada 2025, Higgins meninggalkan SNL dan Marshall menjadi anggota pemeran. Herlihy bertahan sebagai penulis sebelum keluar pada September 2026. Perubahan pekerjaan mereka di televisi bukan berarti kelompok komedinya bubar.

Ketiganya menulis iklan bersama Brady Lees, sedangkan Herlihy menyutradarai. Dalam wawancara GQ, Marshall menjelaskan pola humor mereka: seseorang menyampaikan laporan yang terdengar sukses, lalu potongan video memperlihatkan kenyataan yang justru berantakan. Format itulah yang dibawa ke iklan jas ini.

Di mana letak leluconnya?

Penjual jas seharusnya tahu ukuran, potongan, dan kebutuhan pelanggan. Ketiga tokoh terlihat seperti ahli, tetapi bahkan pekerjaan mendasar itu menjadi sumber kekacauan. Keinginan menutup toko sebelum jam makan siang membuat kegagalan mereka makin tidak masuk akal. Higgins juga bercanda dalam rilis perusahaan bahwa jas bagus membuat orang lain mengira pemakainya paham banyak hal. Mereka jelas membutuhkan kesan tersebut.

Komentar pada forum Reddit penggemar SNL tanggal 20 Oktober memuji iklan ini sebagai sketsa yang benar-benar lucu dan menyambut kembalinya trio tersebut. Itu reaksi komunitas yang dapat ditelusuri, bukan bukti bahwa videonya viral secara merata di Indonesia.

Kesimpulan

J.Crew menjual kesan rapi dan percaya diri; Please Don't Destroy menunjukkan betapa cepat kesan itu runtuh saat pekerjaan dimulai. Jasnya pantas dipercaya. Pegawainya sebaiknya masih menjalani pelatihan.

Baca ini hari ini

Masing-masing menjawab pertanyaan yang biasanya muncul setelah membaca artikel ini.

Lihat semua artikel

Bagikan artikel ini

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa mendukung situs ini. Dukung

Iklan
Iklan
Iklan

Satu lagi? Ada yang seru?

Mumpung sudah selesai membaca: beberapa cerita yang mirip dan beberapa yang beda sama sekali tapi seru.

  1. Kenapa Pelukan dari Orang Tertentu Terasa Nyaman, tapi dari Orang Lain Tidak?
  2. Kurcaci yang Menari Itu dari Film Apa?Rumpelstiltskin AI dan Kaset VHS yang Tak Pernah Ada
  3. Kukira Waktunya Masih Banyak, Ternyata Tinggal 10 Menit untuk Mengejar Pesawat
  4. Minecraft Masuk Elden Ring?Gabungan Game Pakai AI Ini Benar-Benar Bisa Dimainkan?

Cari artikel lain

Semua artikel

Mendoi-chan

Pengelola situs

Mendoi-chan

Mengubah kerepotan di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari menjadi struktur yang jelas dan langkah berikutnya.