Karena kegembiraannya terdengar seperti pengarahan tim menjelang final, bukan wawancara setelah pemilu. Pada 5 Oktober 2026, Nada Boumeftah menang di daerah pemilihan Maurice-Richard, Quebec, Kanada. Saat diwawancarai, ia berbicara dengan semangat luar biasa. Potongan penampilannya kemudian dijadikan bahan lelucon di internet.
Mula-mula ia menyebut datangnya “gelombang merah”, sesuai warna partainya. Tidak lama kemudian, ceritanya berbelok ke hoki es: seragam sudah ada, sepatu luncur sudah siap, keping hoki sudah di tangan, tinggal meluncur dan mencetak gol. Wartawan bertanya soal kemenangan politik. Jawabannya terasa seperti pelatih sedang membakar semangat pemain.
Menurut Know Your Meme, ada orang yang membuat versi musik metal dari pidato itu. Acara komedi Quebec, Infoman, juga menampilkan suntingan lucu seolah-olah matanya menembakkan sinar laser. Itu efek lelucon, bukan peristiwa yang benar-benar terjadi.
Bayangkan memakai klip semacam ini saat berhasil menemukan kabel pengisi daya yang hilang: masalah kecil, perayaan sebesar juara dunia. Ini contoh buatan untuk menjelaskan penggunaannya, bukan unggahan populer yang sudah diperiksa.
Lucunya terletak pada jarak antara pertanyaan biasa dan jawaban yang meluap-luap. Mikrofon sedang meliput pemilu, tetapi suasananya sudah masuk pertandingan penentuan.
