Deskripsi: Perdebatan antara dokter Mikiya Takasu dan Daisuke Hori, yang mengaku tidur hanya 30 menit sehari. Simak persoalan iklan foto, latar perselisihan dan hubungan keluarga Takasu.
Pada 23 Oktober 2026, acara Jepang ReHacQ menampilkan Daisuke Hori yang mengaku hanya tidur setengah jam per hari. Ahli bedah plastik Mikiya Takasu ikut berbicara lewat telepon, dan potongan percakapan itu ramai di X [1][2]. Ada pertanyaan mendasar: apakah dia Takasu yang terkenal dari iklan klinik? Bukan, dia putranya.
Acara santai yang menjadi tegang
Judul acaranya kira-kira bermakna “siaran santai ketika kurang tidur”. Hori berbincang dengan Atsushi Minowa serta pembawa acara Hiroki Takahashi; Takasu masuk melalui panggilan [1]. Judul yang ringan berlawanan dengan pertanyaan tajam sehingga mudah dijadikan cuplikan.
Unggahan yang ramai menggambarkan Hori gemetar dan menahan air mata [2]. Itu penilaian pengunggah, bukan bukti keadaan emosionalnya. Lebih penting menilai ucapan dan jawaban yang benar-benar terdengar.
Perselisihan bermula sebelumnya
Pada 2025, foto Takasu muncul dalam iklan program terkait tidur dari pihak Hori. Takasu mengatakan belum memberikan izin yang jelas. Hori meminta maaf atas penerbitan materi itu, dan Takasu menyatakan menerima permintaan maaf [3]. Pada Agustus 2026 mereka kembali berbeda pendapat mengenai klaim tidur yang sangat singkat [7].
Karena itu, panggilan Oktober melibatkan dua isu terpisah: persetujuan penggunaan foto dokter untuk iklan dan bukti ilmiah untuk menyarankan pembatasan tidur ekstrem kepada orang lain. Bukan sekadar siapa yang menang berdebat.
Ayah Katsuya dan putra Mikiya
Katsuya Takasu dikenal melalui slogan iklan “YES! Takasu Clinic”. Mikiya adalah putra ketiganya dan memimpin cabang Nagoya menurut profil resmi [4][5]. Yang menelepon acara adalah Mikiya, bukan ayahnya Katsuya. Nama keluarga dan profesi yang sama membuat orang mudah keliru.
Apakah tidur 30 menit aman ditiru?
Pengakuan seseorang tidak membuktikan semua orang dapat menirunya dengan aman. CDC Amerika Serikat merekomendasikan setidaknya tujuh jam tidur per hari bagi orang dewasa berusia 18–60 tahun [6]. Siaran langsung tidak bisa mengukur sendiri durasi tidur fisiologis. Bedakan cerita pribadi, hasil pengukuran, dan bukti untuk masyarakat umum.
Lelucon terakhir justru soal tidur
Acara tentang kurang tidur menampilkan orang yang mengaku hampir tidak tidur dan dokter yang mempertanyakannya. Lelucon warganet adalah “tidur saja sampai keributannya reda” [2]. Mulanya ingin menghemat waktu dengan tidur lebih sedikit; solusi internet justru lebih banyak tidur. Kisah ini seolah menulis punchline sendiri. Lihat tayangan lengkap untuk konteks [1].
Sumber dan verifikasi: [1] https://www.youtube.com/watch?v=EIUCvNwFuUg ; [2] https://x.com/mine__chusuke/status/2113655656913981547 ; [3] https://yutura.net/news/archives/136079 ; [4] https://www.takasu.co.jp/doctor/dr_katsuya.html ; [5] https://www.takasu.co.jp/doctor/dr_mikiya.html ; [6] https://www.cdc.gov/sleep/about/index.html ; [7] https://jisin.jp/entertainment/entertainment-news/2595322/




