Poni berminyak, ditambah produk malah makin lepek: pisahkan fungsi melembapkan, menyerap minyak, membentuk, dan mengunci gaya

Bagikan artikel ini

Bagikan artikel ini

Iklan
Iklan

Poni bisa terlihat rapi pada pagi hari lalu berubah menjadi beberapa gumpalan mengilap yang menempel di dahi pada sore hari. Reaksi yang terasa masuk akal adalah menambahkan sesuatu: minyak rambut, kondisioner tanpa bilas, atau krim penata.

Hasilnya kadang justru rambut sudah terlihat basah sebelum keluar rumah.

Masalahnya bukan karena produk itu buruk. Masalahnya adalah melembapkan, menyerap minyak, membentuk rambut, dan mempertahankan bentuk adalah empat pekerjaan yang berbeda.

Jika semuanya ditumpuk di area kecil dekat akar poni, hasilnya mudah berlebihan.

1. Susu rambut dan minyak rambut bukan produk pengendali sebum

Kondisioner tanpa bilas dan minyak rambut biasanya dipakai untuk membuat rambut lebih mudah diatur, mengurangi kekeringan, menghaluskan permukaan, atau menambah kilau.

Itu berguna pada bagian tengah dan ujung yang kering. Namun pada rambut halus, lurus, atau poni pendek, terlalu banyak produk di dekat akar bisa langsung membuat rambut berat.

Akibatnya bisa berupa:

  • akar menjadi datar;
  • helai bergabung menjadi gumpalan besar;
  • produk bercampur dengan sebum dari dahi;
  • rambut tampak basah walaupun sebenarnya sudah kering.

Jika tujuannya hanya melembapkan, gunakan sangat sedikit pada malam hari setelah keramas, terutama dari bagian tengah sampai ujung. Akar dan poni biasanya tidak perlu dilapisi banyak produk.

2. Jika sumber masalahnya minyak dari dahi, bedak lebih masuk akal daripada menambah minyak

Sebum dari dahi dapat berpindah ke poni sepanjang hari. Rambut yang tadinya terpisah kemudian saling menempel dan membentuk kelompok yang lebih besar.

Di sinilah bedak wajah dapat membantu. Tujuannya bukan membuat riasan terlihat tebal, tetapi menyerap sebagian minyak berlebih sebelum minyak itu berpindah ke poni.

Ada bedak yang memang dirancang untuk mengurangi kilap dan sebum, dan beberapa produsen bahkan menyebut garis rambut atau poni berminyak sebagai salah satu penggunaan.

Teknik ini tidak bergantung pada gender. Bedak bening atau hampir tidak berwarna, tanpa kilau mencolok, dapat digunakan tipis oleh siapa saja.

3. “Bedak mineral” bukan berarti menggosok batu ke dahi

Namanya terdengar seperti pelajaran geologi, padahal idenya sederhana.

Formulanya berbeda-beda, tetapi dapat mengandung partikel halus seperti silika atau mika bersama bahan penyerap minyak lainnya. Partikel ini membantu mengurangi rasa berminyak dan membuat permukaan terasa lebih kering.

Bedak mineral dan minyak mineral bukan hal yang sama. Untuk keperluan ini, yang penting adalah kemampuan menyerap sebum dan mengurangi rasa lengket.

4. Sisir tetaplah sisir, dan “bagian dalam” berarti sisi yang menghadap dahi

Tutorial kecantikan kadang membuat alat biasa terdengar lebih rumit.

Menyisir bagian dalam poni bukan berarti menyasak ke arah berlawanan. Angkat poni sedikit, masukkan sisir dari sisi yang menghadap dahi, lalu sisir dari akar menuju ujung.

Dengan begitu, arah akar ikut rapi, bukan hanya permukaan luar yang terlihat.

5. Urutan pagi: keringkan, kendalikan minyak, bentuk, dinginkan, lalu kunci

Poni yang sangat tahan bentuk tidak selalu dibuat dengan satu produk superkuat. Membagi langkah biasanya lebih mudah diulang.

  1. Jika perlu, basahi akar sedikit untuk mengatur ulang arah rambut.
  2. Keringkan akar dan lapisan dalam sampai benar-benar kering.
  3. Beri bedak sangat tipis pada dahi dan garis rambut.
  4. Bentuk dengan pengering atau alat pelurus.
  5. Jika memakai panas, biarkan rambut mendingin dalam bentuk yang diinginkan.
  6. Sisir dari akar untuk merapikan arah helai.
  7. Jika perlu, gunakan sedikit semprotan penata pada akar bagian dalam dan sisi luar.

Petunjuk resmi produk semprotan rambut juga menekankan pengeringan akar dan bagian dalam, pendinginan setelah penataan dengan panas, serta penggunaan semprotan dari jarak yang cukup dan pada sisi dalam jika diperlukan.

Tujuannya bukan membasahi poni dengan semprotan, melainkan menambahkan lapisan tipis penahan setelah bentuknya sudah dibuat.

6. Mulailah dengan bedak di dahi, bukan menuangkannya ke rambut

Poni berminyak tidak berarti seluruh kulit kepala harus dilapisi bedak.

Cukup lakukan percobaan sederhana:

  • mulai dengan dahi yang bersih dan kering;
  • tekan sedikit bedak pada dahi dan garis rambut;
  • turunkan poni;
  • lihat beberapa jam kemudian apakah penggumpalan berkurang.

Jika membaik, perpindahan sebum dari dahi mungkin merupakan faktor penting.

Jika akar rambut sendiri berminyak, produk yang secara jelas ditujukan untuk rambut atau sampo kering yang sesuai mungkin lebih tepat. Jangan menganggap semua bedak wajah cocok digunakan banyak-banyak pada kulit kepala.

7. Di toko obat, pilih yang bening, tanpa kilau, dan mengontrol minyak

Untuk tujuan ini, produk mahal tidak wajib.

Cari:

  • bening atau hampir tidak berwarna;
  • tanpa glitter atau kilau kuat;
  • klaim mengurangi kilap, sebum, atau rasa lengket;
  • nyaman di kulit;
  • harganya masuk akal untuk dipakai sedikit setiap hari.

Bedak bercahaya atau berwarna kuat bisa bagus sebagai kosmetik, tetapi tidak banyak memberi manfaat tambahan jika tujuannya hanya menjaga poni dari minyak dahi.

8. Kesalahan paling umum adalah terlalu banyak semuanya

Terlalu banyak bedak bisa terlihat putih. Terlalu banyak semprotan bisa membuat poni kaku seperti lembaran. Terlalu banyak minyak atau kondisioner tanpa bilas membuat rambut terus terlihat basah. Terlalu sering memakai alat panas bersuhu tinggi hanya menambah kerusakan.

Gunakan sedikit.

Malam untuk melembapkan. Pagi untuk mengeringkan. Bedak untuk dahi. Bentuk untuk rambut. Pengunci hanya di akhir.

Saat setiap produk memiliki satu pekerjaan, mencari penyebab masalah juga menjadi lebih mudah.

9. Pria juga dapat memakai bedak wajah sebagai alat perawatan fungsional

Nama “bedak wajah” bisa terdengar seperti langkah riasan tingkat lanjut. Untuk poni, logikanya jauh lebih sederhana.

Dahi menghasilkan minyak. Bedak menyerap sebagian minyak berlebih. Lebih sedikit minyak mencapai poni.

Selesai.

Awalnya seseorang hanya ingin “poni saya jangan lepek”, lalu tiba-tiba ada bedak, sisir, dan semprotan rambut berjajar di kamar mandi.

Kelihatannya seperti peningkatan gaya yang sangat cepat. Sebenarnya, yang terjadi hanyalah poni mulai memiliki manajemen proses sendiri.

10. Perlengkapan minimum

Pagi:

  • keringkan poni sampai akar;
  • gunakan sedikit bedak pada dahi dan garis rambut;
  • bentuk dan biarkan dingin;
  • rapikan dengan sisir;
  • gunakan semprotan hanya jika perlu.

Malam:

  • jika memakai minyak atau kondisioner tanpa bilas, gunakan sedikit;
  • fokus pada bagian tengah dan ujung;
  • jangan membebani poni dan akar;
  • keringkan rambut dengan baik.

Jika itu sudah berhasil, tidak perlu menambah produk lain.

Poni yang bagus sering kali lebih bergantung pada pembagian tugas yang jelas untuk setiap alat di tempat yang tepat daripada pada membeli produk paling kuat.


Bagikan artikel ini

Iklan

Cari artikel lain

Semua artikel

Mendoi-chan

Ditulis oleh

Mendoi-chan

Mengubah kerepotan di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari menjadi struktur yang jelas dan langkah berikutnya.

Tentang situs
Iklan

Artikel terbaru

  1. 1Saya Ingin Menghapus Cukur Jenggot dari Hidup Saya: Sebenarnya Berapa Kali Laser Dibutuhkan?
  2. 2Tubuh ingin dimanja — kenapa pasangan yang bergandengan tangan terasa lebih “menusuk”, dan apa yang diminta oleh versi manusia dari rengekan anjing
  3. 3Mungkin Kurang Cocok untuk Romansa, tetapi Sangat Cocok sebagai Alasan Pergi Lebih Jauh
  4. 4Saya Tidur 18 Jam dalam Sehari: Tidur Pemulihan atau Tanda yang Perlu Diwaspadai?
  5. 5Haruskah Kita Minta Maaf karena “Belum Memberi Cucu” kepada Orang Tua? Kadang Anak Dewasa Pulang dan Makan Bersama Saja Sudah Berarti

Baca juga

Iklan