Kambing Pegawai Stasiun Tokyo: Rumput Habis, Tugas pun Selesai?

Cari anomalinya
Cara memakai fitur membaca

Dengarkan membacakan artikel. Baca cepat menampilkan frasa berurutan dengan kecepatan pilihan Anda. Latihan bahasa membandingkan terjemahan yang tersedia. Simpan menambahkan penanda di browser ini; buka kembali dari daftar tersimpan di pemutar. Game pecah bata mengubah kata-kata artikel menjadi bata yang bisa Anda hancurkan.

Bagikan artikel ini

Bagikan artikel ini

Iklan
Iklan

Di dekat Stasiun Yotsuya, Tokyo, dua kambing mendapat pekerjaan menyenangkan: makan rumput liar. Nama mereka Nagi dan Pokke. Seorang pengunjung di media sosial melihat seekor sibuk makan, sementara temannya duduk santai. Istirahat kambing mendadak terdengar seperti masalah produktivitas kantor.

Apa sebenarnya tugas mereka?

JR East mengumumkan uji coba pembersihan gulma dengan kambing pada 19 Oktober 2026. Kegiatan dimulai 9 Oktober. Nagi adalah jantan berusia satu tahun, Pokke betina berusia dua tahun. Petugas stasiun merawat keduanya. Menurut media Jepang, ini percobaan pertama di dalam lingkar Jalur Yamanote. Liputan televisi 20 Oktober menyebut Nagi sempat tertidur di tempat berteduh. Tugas direncanakan sampai Desember, tetapi bisa berakhir lebih cepat bila rumput habis. Sebutan 'pegawai' hanya kiasan lucu, bukan kontrak kerja manusia.

Komentar warganet seperti laporan atasan

Media transportasi Jepang pada 25 Oktober mengutip unggahan pengunjung yang menyebut pekerjaan berjalan lancar dan satu kambing duduk beristirahat saat temannya bekerja. Itu adalah reaksi yang dikutip media, bukan komentar yang kami buka langsung. Kambing memang perlu beristirahat; tidak ada alasan menyebutnya malas.

Unggahan lain yang dikutip media mengatakan bahwa di tengah berita kebocoran data dan celah keamanan, kambing Yotsuya memberi ketenangan. Mereka membersihkan rumput sekaligus suasana hati pengguna internet.

Sketsa orisinal: rapat evaluasi kambing (fiksi)

Kepala stasiun: “Apa hasil kerja hari ini?”

Nagi: “Makan rumput. Tidur sebentar.”

Kepala stasiun: “Bagus. Pokke?”

Pokke: “Makan rumput. Dilihat pengunjung.”

Bagian SDM: “Kalau rumput habis, tugas kalian selesai.”

Keduanya: “Kalau begitu, kunyah pelan-pelan saja.”

Percakapan ini rekaan humor, bukan komentar sungguhan.

Penutup

Makan dan beristirahat adalah kegiatan biasa bagi kambing. Ketika manusia menamainya 'shift', 'target' dan 'kontrak', lahirlah komedi kantor. JR East meminta pengunjung mengamati dengan tenang tanpa memberi makanan. Di stasiun ini, laporan pekerjaan selesai mungkin justru menjadi kabar perpisahan.

Lebih dalam lagi: Kenapa Sudah "Istirahat" Tapi Tetap Tidak Terasa Istirahat? Saat Kolom Pencarian di Otakmu Belum Tertutup

IklanBuku tentang topik ini

  • Getting Things Done (edisi bahasa Inggris)

    David Allen / Penguin (Non-Classics) / 2001

    Buku tentang bekerja dengan baik, bidang artikel ini.

Artikel ini berisi tautan afiliasi (iklan). Tentang iklan As an Amazon Associate I earn from qualifying purchases.

Bagikan artikel ini

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa mendukung situs ini. Dukung

Iklan
Iklan
Iklan

Satu lagi? Ada yang seru?

Mumpung sudah selesai membaca: beberapa cerita yang mirip dan beberapa yang beda sama sekali tapi seru.

  1. Topik serupaDemon Slayer di JoyfullKenapa Jurus Air Giyu Malah Jadi Daging?
  2. Kenapa "Suami Harusnya", "Pacar Harusnya", dan "Namanya Keluarga" Sering Jadi Sumber Ribut
  3. Beda sama sekali, tapi seruHewan Akuarium Datang dari Mana?Jaringan Nelayan di Balik Pameran Laut Dalam Akuarium Takeshima
  4. Kenapa Klinik Kesehatan Mental Wajibkan Masker, dan Boleh Nggak Pasien Ditolak Kalau Nggak Beli?
  5. Jangan Salah Baca Sinyal Sebelum Menyatakan PerasaanPerbarui Keyakinan dan Uji Hipotesis
  6. Kurcaci yang Menari Itu dari Film Apa?Rumpelstiltskin AI dan Kaset VHS yang Tak Pernah Ada

Baca ini hari ini

Masing-masing menjawab pertanyaan yang biasanya muncul setelah membaca artikel ini.

Lihat semua artikelLebih banyak tentang Pekerjaan

Cari artikel lain

Semua artikel

Mendoi-chan

Pengelola situs

Mendoi-chan

Mengubah kerepotan di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari menjadi struktur yang jelas dan langkah berikutnya.