Kenapa Selma di Madoka Magica Tidak Bisa Mundur? Saat Niat Baik Berubah Jadi Penyihir
Kesimpulan
Kebaikan Selma sungguh nyata. Profil resmi menggambarkannya ceria, aktif, suka membantu, dan dekat dengan Nagisa. Bahaya muncul ketika “aku ingin membantu” berubah menjadi “aku hanya berharga jika aku berguna.” Kegagalan lalu mengancam identitas dan mendorong komitmen tambahan, mirip “eskalasi komitmen” dalam riset keputusan. Investasi terbesarnya adalah citra diri sebagai penolong. Kebaikan→harga diri→gagal→tambah komitmen→tak bisa mundur→obsesi. Penyihir bukan kejahatan baru: kebaikan yang kehilangan jalan keluar menjadi monster. Nagisa harus menghentikan dari luar apa yang tak lagi dapat Selma hentikan sendiri.
