Dosen Ini Dapat Begitu Banyak Dasi Ulang Tahun Sampai Janjinya Terpotong

Mahasiswa menghadiahi Dr. Yakel, dosen pencinta dasi, dengan hadiah yang datang bertubi-tubi. Janji untuk memakai semuanya pun tertunda oleh dasi berikutnya.

Cari anomalinya
Cara memakai fitur membaca

Dengarkan membacakan artikel. Baca cepat menampilkan frasa berurutan dengan kecepatan pilihan Anda. Latihan bahasa membandingkan terjemahan yang tersedia. Simpan menambahkan penanda di browser ini; buka kembali dari daftar tersimpan di pemutar. Game pecah bata mengubah kata-kata artikel menjadi bata yang bisa Anda hancurkan.

Bagikan artikel ini

Bagikan artikel ini

Iklan
Iklan

description: Mahasiswa menghadiahi Dr. Yakel, dosen pencinta dasi, dengan hadiah yang datang bertubi-tubi. Janji untuk memakai semuanya pun tertunda oleh dasi berikutnya.

Dr. Yakel terkenal suka memakai dasi. Para mahasiswanya pun menyiapkan hadiah ulang tahun yang sangat sesuai: dasi. Hadiah pertama membuatnya tersenyum, lalu muncul hadiah kedua, ketiga, dan seterusnya. Ketika ia hendak berjanji akan memakai semuanya, kalimatnya terhenti karena kiriman dasi belum selesai. Kejutan kecil berubah menjadi jadwal berpakaian satu semester.

Apa yang terjadi di kelas?

Seanna Whitten, mahasiswa Western Kentucky University, membagikan rekaman kejutan itu di TikTok. Teman-temannya tahu sang dosen gemar berdasi, lalu bersepakat membawa hadiah serupa. Di depan meja, Yakel menerima bungkusan pertama dengan gembira. Namun mahasiswa lain terus datang membawa hadiah tambahan. Ia baru sempat memegang satu paket ketika paket berikutnya sudah tiba. Tumpukan hadiah dan rasa herannya sama-sama bertambah.

Dalam laporan tertanggal 20 Oktober 2026, Know Your Meme menyebut video tersebut telah ditonton lebih dari 17,9 juta kali di Instagram dan sekitar 13,8 juta kali di TikTok. Angka itu merupakan catatan saat laporan terbit, bukan statistik langsung. Tanggal unggahan pertama belum dapat dipastikan secara mandiri.

Bagian lucunya justru ada pada janji yang tertunda

Menurut laporan, Yakel mulai berkata, “I promise I will wear—”, hendak berjanji memakai hadiah-hadiah itu. Jika mendapat satu dasi, ia tinggal memakainya pada hari kuliah berikutnya. Jika satu kelas membawa dasi, ia harus menyusun giliran pemakaian seperti jadwal mata kuliah. Tidak ada yang berniat menjahilinya. Setiap mahasiswa hanya ingin menunjukkan perhatian, tetapi jumlah perhatian itu berubah menjadi tantangan mengatur lemari.

Reaksi penonton dan video lanjutan

Know Your Meme melaporkan bahwa keluarga dosen tersebut berterima kasih kepada mahasiswa melalui komentar. Penonton lain tersentuh melihat cara Yakel menghargai setiap hadiah. Teks komentar aslinya tidak berhasil diakses secara langsung, sehingga bagian ini merupakan rangkuman laporan. Whitten kemudian mengunggah ucapan terima kasih dan berencana memperlihatkan komentar baik kepada dosennya. Dalam video berikutnya, Yakel memperlihatkan dasi-dasi barunya dan memuji para mahasiswa.

Adegan komedi rekaan artikel ini

Mahasiswa: “Selamat ulang tahun, Pak!” Dosen: “Semua dasi ini akan saya pakai!” Mahasiswa: “Masih ada sepuluh orang yang mengantre.” Dosen: “Bisa tambah hari dalam seminggu?” Mahasiswa: “Seminggu cuma tujuh hari, Pak.” Dosen: “Baiklah, hari Selasa saya pakai dua dasi.”

Dialog ini merupakan karya fiksi, bukan ucapan asli atau komentar warganet.

Akhir ceritanya

Video lanjutan memperlihatkan Yakel benar-benar menunjukkan hadiah yang diterimanya. Para mahasiswa bukan sekadar membeli aksesori; mereka menunjukkan bahwa mereka memperhatikan kebiasaan kecil dosennya. Biasanya ia memberi tugas, kali ini justru ia yang menerima pekerjaan rumah berupa jadwal dasi.

Referensi (2)

Reaksi nyata disampaikan sebagai ringkasan laporan; dialog rekaan ditandai secara terpisah.

Lebih dalam lagi: Cara Jadi Orang yang Asyik Diajak Ngobrol: Nyambung, Nanya Balik, dan Bisa Bercanda

IklanBuku tentang topik ini

  • Supercommunicators (edisi bahasa Inggris)

    Charles Duhigg / Random House Publishing Group / 2024

    Buku tentang percakapan, bidang artikel ini.

  • Crucial Conversations and Crucial Confrontations Value Pack by Kerry Patterson (edisi bahasa Inggris)

    Kerry Patterson, Joseph Grenny / McGraw-Hill

    Buku tentang percakapan, bidang artikel ini.

Artikel ini berisi tautan afiliasi (iklan). Tentang iklan As an Amazon Associate I earn from qualifying purchases.

Bagikan artikel ini

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa mendukung situs ini. Dukung

Iklan
Iklan
Iklan

Satu lagi? Ada yang seru?

Mumpung sudah selesai membaca: beberapa cerita yang mirip dan beberapa yang beda sama sekali tapi seru.

  1. Topik serupaKenapa Klinik Kesehatan Mental Wajibkan Masker, dan Boleh Nggak Pasien Ditolak Kalau Nggak Beli?
  2. Kenapa "Suami Harusnya", "Pacar Harusnya", dan "Namanya Keluarga" Sering Jadi Sumber Ribut
  3. Beda sama sekali, tapi seruPapan HOTEL AURA memanggil Aura dari Frieren“Kehidupan sehari-hari sudah tidak ada, kan?”
  4. Enam Kemenangan Beruntun dengan Aggro Nightmare Set 9Menang di Turn Enam, Kecuali Lawan Pirate
  5. Demon Slayer di JoyfullKenapa Jurus Air Giyu Malah Jadi Daging?
  6. Tubuh manusia ribet bangetkenapa tidak ada satu stat “stamina +1”?

Baca ini hari ini

Masing-masing menjawab pertanyaan yang biasanya muncul setelah membaca artikel ini.

Lihat semua artikelLebih banyak tentang Cara menyampaikan

Cari artikel lain

Semua artikel

Mendoi-chan

Pengelola situs

Mendoi-chan

Mengubah kerepotan di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari menjadi struktur yang jelas dan langkah berikutnya.