"Apita Yokkaichi ada apa saja yang seru? Tempat makan yang enak di mana?"
Kalau dicari serius, ternyata lumayan banyak.
Mapo tahu, sushi kaiten, udon kari. Naik ke atas ada arena game dan bioskop. Ada Don Quijote (toko diskon) dan toko elektronik besar juga.
Oke, makan di mana nih?
...Eh, begitu lihat area makanan di lantai 1, banyak produk yang diskon 20%.
Bukannya ini sudah cukup?
Penyelidikan selesai.
1. Sebenarnya ini bukan gedung yang isinya cuma "Apita"
Apita Yokkaichi berada di dalam Tonarie Yokkaichi, kompleks perbelanjaan besar yang isinya macam-macam.
Menurut panduan lantai resmi per 20 September 2026, lantai 1 berisi area makanan Apita dan restoran, lantai 2 Don Quijote, lantai 3 Kojima x Bic Camera (toko elektronik), lantai 4 Seria (toko serba 100 yen), lantai 5 GiGO (arena game) dan Saizeriya (jaringan restoran keluarga bergaya Italia), dan lantai 6 bioskop 109 Cinemas.
Jadi susunannya begini:
Supermarket → toko diskon → elektronik → toko 100 yen → arena game → bioskop
Kamu masuk dengan niat "cuma mau lihat supermarket dekat rumah", tapi makin ke atas, tiba-tiba suasananya jadi tempat liburan.
109 Cinemas Yokkaichi punya 9 layar dengan total 1.444 kursi, dan Teater 9 mendukung 4DX.
Niatnya cuma lihat Apita, tapi bisa jadi akhirnya duduk di kursi yang bergerak sambil disemprot air dan angin.
2. Kalau mau cari restoran, pilihannya jelas ada
Di lantai 1 ada beberapa restoran yang berkumpul.
Di panduan resminya tercantum Sugakiya (jaringan ramen khas daerah Nagoya), Nigiri no Tokubei (jaringan sushi), Wakashachiya (jaringan udon dan mi gaya Nagoya), Mapo Senmonten Chin-san (restoran spesialis mapo), Saint Marc Cafe, Starbucks, dan lainnya.
Kalau kamu mau yang bukan sekadar restoran jaringan biasa, Chin-san gampang dipilih.
Selain mapo tahu, ada mapo terong, mapo bihun, dan mapo urat sapi, plus pilihan gaya Kanton yang tidak pedas.
Untuk sushi, cabang Nigiri no Tokubei di Apita Yokkaichi direnovasi pada 19 Juni 2026. Ada juga pengumuman pertunjukan membelah ikan segar setiap hari Sabtu.
Jadi kalau tujuannya makan dengan layak di restoran, pilihannya memang ada.
Sampai sini masih sesuai dugaan.
Masalahnya ada di area makanan tepat di sebelahnya.
3. Sisi supermarket-nya juga serius bikin makanan
Di area makanan Apita ada toko ikan segar khusus bernama Uoyu.
Menurut perkenalan resmi kompleks pada Januari 2026, mereka memakai ikan yang dibeli di pasar dan membuat sushi, sashimi, serta lauk ikan langsung di dalam toko. Saat dimuat, yang diperkenalkan antara lain sushi 10 potong, sashimi 5 jenis, dan ikan yellowtail teriyaki.
Di dalam toko juga ada TOROLISTA, merek pizza yang dipanggang di tungku. Perkenalan resminya menyebut pizza seperti ayam teriyaki yang dipanggang langsung di toko.
Jadi bukan sekadar "supermarket cuma jual bento".
Sushi, sashimi, lauk ikan, pizza, lauk matang biasa, roti, sampai makanan manis: di lantai 1 saja, pilihan makanan berjajar berdampingan.
Niatnya cari restoran, tapi area makanannya sendiri malah jadi pesaing.
4. Lalu stiker diskon 20% muncul
Waktu saya lihat langsung, banyak produk yang diskon 20%.
Ini kuat sekali.
Satu catatan: ada tidaknya diskon, produk yang kena, jamnya, dan besarnya diskon berubah setiap hari. Bukan berarti diskon 20% selalu ada.
Tapi untuk keputusan pada saat itu, semuanya jadi sangat sederhana.
Kamu sedang bingung antara "mapo, restoran sushi, atau udon kari", lalu datang informasi ini:
Makanan yang kamu inginkan sekarang diskon 20%.
Kompetisi membandingkan restoran: selesai.
Tidak perlu cari kupon. Tidak perlu daftar member. Tidak perlu pesan lalu menunggu.
Stikernya sudah menempel.
Sudah, itu saja.
5. Walau cuma 20%, tidak menunggu sampai setengah harga itu pas
Kalau lihat lauk diskon, rasanya ingin menunggu sampai setengah harga.
Tapi kalau menunggu sampai setengah harga, yang kamu incar malah habis duluan.
Diskon 20% berarti barang berharga 1.000 yen jadi 800 yen. Hematnya 200 yen.
Kalau dengan begitu kamu bisa mendapatkan makanan yang sedang kamu mau, tidak perlu cari restoran lagi, dan tidak perlu menunggu, itu sudah sangat berarti.
Daripada mengejar kemenangan sempurna sebagai pemburu setengah harga,
belilah dengan harga lumayan murah selagi barang yang kamu mau masih ada.
Sikap santai begini justru ampuh untuk sehari-hari.
Keunggulan lauk supermarket juga: kamu tidak terikat pada menu satu restoran.
Sedikit sushi, sedikit gorengan, salad, dessert.
Di restoran pertanyaannya "hari ini mau masakan apa?", tapi di area makanan cukup "campur saja yang kamu mau".
Memang tidak kompak.
Makan malam tidak harus kompak.
6. Kesimpulan: yang seru memang di atas, tapi pemenang akhirnya mungkin lantai 1
Tonarie Yokkaichi isinya terlalu berlapis kalau hanya untuk melihat supermarket lalu pulang.
Lantai 2 ada Don Quijote. Lantai 3 elektronik. Lantai 5 game. Lantai 6 film.
Kalau lapar, ada mapo, sushi, udon kari, bahkan Saizeriya.
Biasanya kesimpulannya "makan di restoran yang mana?".
Tapi kalau di sana lauk diskon sudah berjajar, ceritanya lain.
Setelah mencari tempat yang seru, temuan paling praktis ternyata: "Banyak yang diskon 20%, ya sudah itu saja."
Tidak glamor.
Tapi kuat.
Dan kesimpulan seperti ini mungkin akan sering kamu pakai dalam keseharian.
Referensi (7)
- Tonarie Yokkaichi, "Toko / Panduan Lantai" https://www.tonarie.jp/yokkaichi/shop/
- Tonarie Yokkaichi, "Jam Buka" https://www.tonarie.jp/yokkaichi/business_hours.php
- 109 Cinemas Yokkaichi, "Informasi Fasilitas" https://109cinemas.net/yokkaichi/establishment.html
- Tonarie Yokkaichi, "Mapo Senmonten Chin-san" https://tonarie.jp/yokkaichi/shop/shop12.html
- Atom Corp., "Nigiri no Tokubei Apita Yokkaichi: Pembukaan Kembali Setelah Renovasi 19 Juni" https://www.atom-corp.co.jp/fair/fair.php?fair_no=3782
- Tonarie Yokkaichi, "Makanan Apita: Toko Ikan Segar Khusus Uoyu" https://www.tonarie.jp/yokkaichi/media_detail.php?id=3
- Tonarie Yokkaichi, "Merek Pizza TOROLISTA" https://www.tonarie.jp/yokkaichi/media_detail.php?id=2
