Sambungkan jalur ke toilet terlebih dahulu dengan sakelar oranye dan kontrol biru yang memutar pipa. Setelah itu tahan tombol pengisi tekanan lalu lepaskan untuk meluncurkan kotoran. Terlalu cepat dilepas bisa macet; terlalu lama ditahan membuat pipa pecah.
Bermain gratis dan kendali
Poop Sponge di browser. Yee95 merilisnya pada 20 Oktober 2026 pukul 13.45 UTC dan memperbaruinya pada 22 Oktober. Ada 100 level, dengan kendali mouse dan layar sentuh menurut pembuatnya. Sakelar oranye mengalihkan rute, kontrol biru memutar sambungan, sedangkan menahan dan melepas tombol menghasilkan tekanan lalu meluncurkan kotoran. Ada gerbang satu arah, mekanisme terhubung, pipa spiral dan melingkar.
Langkah setiap level
- Cari titik awal dan toilet. Periksa jalur sebelum meluncurkan.
- Atur sakelar oranye di setiap percabangan.
- Putar pipa dengan kontrol biru. Pastikan bukaan tersambung dan arah gerbang sesuai.
- Setelah jalur lengkap, tahan tombol tekanan secukupnya tanpa menunggu pipa pecah.
- Lepaskan dan amati. Jika macet, periksa jalur dahulu baru tekanan. Jika pecah, kurangi waktu menahan. Ubah satu hal setiap percobaan.
Pengembang menegaskan tekanan cukup tidak memperbaiki jalur terputus. Ini cara memeriksa masalah berdasarkan aturan resmi, bukan jawaban 100 level yang telah dimainkan. Durasi dan tata letak setiap level belum diuji langsung.
Pertanyaan umum
Level 25? Pembuat menyebut banyak penguji tersendat di sana. Itu pengamatan pembuat, bukan statistik independen atau solusi khusus. Klik berulang-ulang? Memilih jalur, memutar pipa dan mengisi tekanan adalah langkah berbeda. Batas 20 detik tiap level? Gim terdaftar di 20 Second Game Jam 2026, tetapi halaman resmi tidak memastikan batas tersebut. Apa tujuan akhirnya? Sampai ke toilet; akhir rahasia dan rumus skor belum terbukti.
Susun pipa dahulu, baru tekanan. Pergi ke toilet ternyata membutuhkan keahlian tukang ledeng.
Sumber: game resmi, catatan pengembang, pengumuman. Diperiksa 25 Oktober 2026 waktu Jepang. Tidak mengklaim telah tamat, mengukur tekanan, atau memverifikasi pertumbuhan media sosial.






