Jawaban singkat: Saat tampil di La Revuelta pada Januari 2026, pembawa acara Spanyol Jesús Vázquez memperlihatkan galeri ponselnya dan muncul tangkapan layar berita tentang rating rendah ¡Allá tú!, kuis yang dulu ia bawakan. Juanra Bonet kini menjadi pembawa acaranya. Situasi itu mengundang tawa karena serba salah. Pada tayangan 21 Oktober, Vázquez mengatakan bahwa ia kemudian menelepon Bonet untuk meminta maaf karena lelucon tersebut bisa melukai kru lama yang masih bekerja di sana.
Siapa mereka?
La Revuelta adalah acara bincang-bincang dan komedi yang dipandu David Broncano di La 1, saluran penyiaran publik Spanyol RTVE. Episode 21 Oktober dijadwalkan mulai pukul 21.45 waktu daratan Spanyol dan juga menghadirkan penyanyi opera Philippe Jaroussky. ¡Allá tú! merupakan acara permainan memilih kotak dan mengejar hadiah di Telecinco. Vázquez pernah memandunya sebelum Bonet mengambil alih edisi baru.
Bayangkan mantan pembawa acara menyimpan laporan buruk tentang angka penonton program yang kini ditangani penggantinya. Itulah alasan satu foto biasa bisa terasa begitu tajam.
Apa yang terjadi pada 13 Januari?
Broncano meminta Vázquez menghubungkan galeri ponsel ke layar studio. Salah satu gambar memperlihatkan berita tentang penayangan perdana ¡Allá tú! versi baru: pangsa penonton 7,5% dan rata-rata 774.000 penonton. Pangsa penonton berarti persentase orang yang sedang menonton televisi pada jam itu, bukan 7,5% dari seluruh penduduk Spanyol.
Vázquez berusaha mencegah gambar itu ditampilkan dan bereaksi secara dramatis, tetapi foto tersebut akhirnya muncul. Kelucuannya datang dari pertentangan antara tur foto yang santai, angka yang memalukan bagi pengganti, dan kepanikan si mantan pembawa acara. Belum ada dasar untuk menyebut adegan itu sengaja direncanakan sebagai serangan.
Pengakuan pada 21 Oktober
Ketika Broncano mengungkit kembali kejadian itu, Vázquez menjelaskan bahwa ia kemudian memikirkan perasaan kru ¡Allá tú! yang pernah bekerja bersamanya. Ia menegaskan tidak punya masalah pribadi dengan Bonet, meminta nomor teleponnya, lalu menghubunginya untuk meminta maaf.
Menurut cerita Vázquez di televisi, Bonet mengatakan agar ia tidak khawatir. Saat pangsa penonton ¡Allá tú! pertama kali melewati 10%, Vázquez menelepon lagi untuk mengucapkan selamat. Waktu pasti dan rekaman percakapan pribadi itu tidak dipublikasikan; sumbernya adalah penuturan Vázquez sendiri.
Mengapa akhirnya terasa berbeda?
Vázquez mengaku sakit hati karena akhir kerja samanya dengan Telecinco berlangsung mendadak. Ia sempat merasa puas melihat program di bekas stasiunnya kesulitan. Namun kekecewaan kepada perusahaan berbeda dari permusuhan terhadap pembawa acara baru dan tim produksi.
Pada Januari, leluconnya adalah mantan pembawa acara menyimpan rapor buruk penggantinya di ponsel. Pada Oktober, ada pembalikan: ia menggunakan telepon untuk meminta maaf, lalu merayakan rapor yang membaik. Angka yang semula membuat suasana kikuk akhirnya menjadi alasan untuk memperbaiki hubungan.
Kesimpulan
Hal baru pada La Revuelta tanggal 21 Oktober adalah kisah setelah kamera berhenti merekam, bukan keberadaan foto itu. Vázquez mengatakan telah meminta maaf dan memberi selamat kepada Bonet. Insiden pangsa penonton 7,5% mendapat akhir yang tidak terduga: telepon ucapan selamat setelah angkanya menembus 10%.
Referensi (5)
- RTVE, rangkuman resmi 21 Oktober 2026: https://www.rtve.es/play/noticias/20261021/revuelta-broncano-invitado-directo-programa-completo-21-octubre/17277037.shtml
- RTVE Play, arsip episode: https://www.rtve.es/play/la-revuelta/
- La Vanguardia, 22 Oktober 2026: https://www.lavanguardia.com/television/20261022/11665691/jesus-vazquez-desvela-conversacion-juanra-bonet-polemica-audiencias-venia-dolido.html
- Vertele, 21 Oktober 2026: https://www.eldiario.es/vertele/noticias/jesus-vazquez-desvela-llamada-juanra-bonet-pillada-revuelta-no-iba-contar_1_13604892.html
- Mundo Deportivo, 15 Januari 2026: https://www.mundodeportivo.com/elotromundo/television/20260115/1002601796/pataleta-telecinco-hizo-jesus-vazquez-pleno-directo-revuelta-rtve-ridiculo-dct.html





