Deskripsi: Pada Oktober 2026, cuplikan James Acaster di The Celebrity Traitors diedit seperti adegan romantis. Simak alasan peran pengkhianat yang enggan, gaya berpakaian santai, dan liputan Vogue serta The Guardian.
Komedian Inggris James Acaster masuk ke The Celebrity Traitors dengan harapan bisa menebak siapa yang berbohong. Justru ia direkrut menjadi salah satu orang yang harus berbohong. Kecanggungannya menjalankan peran itu, ditambah pakaian kasual dan video buatan penggemar dengan musik romantis, melahirkan julukan “pacar internet”. British Vogue membahasnya pada 15 Oktober 2026, disusul The Guardian pada 18 Oktober.
Acara dan episode apa yang dimaksud?
Musim kedua The Celebrity Traitors versi Inggris tayang perdana di BBC One pada 1 Oktober 2026. Episode baru hadir Kamis dan Jumat pukul 20.00 waktu Inggris. Peserta dibagi menjadi Traitor, pengkhianat rahasia, dan Faithful, pemain yang berusaha mengungkap mereka. Episode 2 pada 2 Oktober mengungkap bahwa Acaster direkrut sebagai Traitor, sedangkan Amol Rajan tersingkir. Sampai episode 6 pada 16 Oktober, tersedia banyak rekaman acara yang kemudian diedit ulang oleh penggemar.
Mengapa peran pengkhianat justru membuatnya disukai?
Acaster ingin menikmati permainan sebagai detektif yang belum tahu jawabannya. Setelah direkrut, ia harus menyembunyikan identitas dan menipu pemain lain; menolak berarti berisiko dikeluarkan dari permainan. Laporan episode kedua mencatat kebingungannya. Ketika Maya Jama lebih tegas mengambil keputusan, Acaster terlihat enggan. Datang untuk mencari pelaku, pulang-pulang malah diberi peran sebagai pelaku. Kontras ini terlihat dalam tayangan, bukan bukti tentang sifat pribadinya.
Apa yang dilakukan video edit penggemar?
Vogue menyoroti video yang memasangkan adegan Acaster di kastel dengan lagu bernuansa sensual, termasuk “Pony” dari Ginuwine. Tatapan biasa dan jeda canggung mendadak terasa seperti adegan drama cinta ketika diberi gerak lambat dan musik. Pada 18 Oktober, The Guardian melaporkan salah satu video tersebut telah melewati 500.000 penayangan. Angka itu berasal dari laporan media pada tanggal tersebut, bukan pengukuran langsung terhadap unggahan aslinya.
Busananya juga berperan. Vogue menyebut jaket kerja pendek, celana santai, dan sepatu olahraga. Di antara jubah gelap dan tipu daya kastel, ia justru tampak seperti orang yang bisa diajak membeli rak buku pada akhir pekan. Musik menciptakan kesan romantis, sedangkan pakaian sehari-hari membuatnya terasa dekat.
Apakah “pacar internet” berarti benar-benar berpacaran?
Istilah itu adalah julukan bercanda untuk figur publik yang banyak dikagumi secara daring. Istilah tersebut tidak memberi informasi tentang hubungan asmara nyata. Bukti yang tersedia terutama berasal dari percakapan hiburan Inggris; tidak tepat menganggap tren ini sama besarnya di Indonesia. Analisis Vogue mengenai selera generasi milenial merupakan opini budaya, bukan hasil survei.
Penggemar lama Taskmaster dan podcast Off Menu sudah mengenal humor kikuknya. Penampilannya yang kacau dalam Bake Off amal pada 2019 pun kembali dibicarakan. Dalam diskusi Reddit pada 16–18 Oktober, beberapa pengguna mengenang materi komedi lamanya.
Kesimpulan
Ia ingin membongkar pengkhianat, malah menjadi pengkhianat, lalu kegugupannya diubah menjadi video romantis. Kastel untuk permainan misteri mendadak menjadi tempat audisi “pacar idaman” versi internet.
- British Vogue, Lauren O’Neill, 2026-10-15: https://www.vogue.co.uk/article/james-acaster-celebrity-traitors
- The Guardian, Polly Hudson, 2026-10-18: https://www.theguardian.com/commentisfree/2026/oct/18/finally-everyone-fancies-james-acaster-what-took-them-so-long
- Evening Standard, 2026-10-02, episode 2: https://www.standard.co.uk/culture/tvfilm/celebrity-traitors-2026-james-acaster-amol-rajan-b1299378.html
- TV24, BBC One episode 6 listing, 2026-10-16: https://tv24.co.uk/b/tn0ks0-2lxt
- Reddit r/popculturechat, discussion 2026-10-16–18: https://www.reddit.com/r/popculturechat/comments/1x7ux2a/james_acaster_talks_about_being_a_thirst_trap_on/


