Kostum buldoser yang bisa menampung permen, tapi bikin Halloween tahun depan makin sulit

Kostum alat berat buatan sendiri menarik perhatian warga New York karena ember depannya juga bisa menerima permen.

Cari anomalinya
Cara memakai fitur membaca

Dengarkan membacakan artikel. Baca cepat menampilkan frasa berurutan dengan kecepatan pilihan Anda. Latihan bahasa membandingkan terjemahan yang tersedia. Simpan menambahkan penanda di browser ini; buka kembali dari daftar tersimpan di pemutar. Game pecah bata mengubah kata-kata artikel menjadi bata yang bisa Anda hancurkan.

Bagikan artikel ini

Bagikan artikel ini

Iklan
Iklan

Seorang anak berjalan di New York memakai kostum kendaraan konstruksi berwarna kuning. Ada helm, rompi kerja, roda tiruan, tuas kendali, dan bak di bagian depan. Orang-orang mengagumi kostumnya, lalu menyadari fungsi tambahan: bak itu juga bisa menerima permen. Kostum pesta mendadak punya divisi pengangkutan.

Apa yang terjadi?

Pada 26 Oktober 2026, Know Your Meme memberitakan video yang dibagikan seorang ibu. Menurut keterangan pembuatnya, ia mengerjakan kostum itu bersama anaknya selama tiga hari. Bentuknya menyerupai alat berat dengan bak depan. Uraian ini mengikuti laporan tersebut; video asli tidak dapat diputar langsung untuk pemeriksaan independen, dan tanggal pengambilan gambarnya belum dipastikan. Tanggal 26 Oktober adalah tanggal pemberitaan.

Reaksi yang benar-benar dilaporkan

Media itu menuliskan ucapan seorang pejalan kaki, “You win, you win!”, seolah-olah kostum tersebut sudah menjadi juara. Orang lain terkejut ketika menyadari baknya bisa menangkap permen. Ada pula yang memuji kostum buatan tangan dan meminta izin mengambil foto. Ini adalah reaksi di lokasi yang ditranskripsikan media, bukan komentar TikTok atau Instagram yang diperiksa langsung.

Laporan tersebut juga menyebut dukungan warganet terhadap kostum rumahan serta tanggapan akun resmi Caterpillar. Namun, isi persis tanggapan perusahaan tidak ditampilkan, jadi tidak ada kutipan yang dikarang.

Mengapa lucu?

Biasanya kostum cukup menjawab pertanyaan “Kamu sedang menjadi apa?”. Kostum ini mengundang pertanyaan baru: “Alatnya bisa dipakai untuk apa?”. Anak itu berpura-pura menjadi operator, sementara orang dewasa mulai menilai fungsi bak pengangkut permen. Penilaian kostum berubah menjadi pemeriksaan alat proyek.

Sketsa orisinal: proyek pengumpulan permen

Percakapan berikut adalah fiksi, bukan komentar asli.

Mandor: “Apa tugas hari ini?” Operator: “Mengambil permen dari rumah ke rumah.” Mandor: “Berapa kapasitas bak?” Operator: “Tergantung kemurahan hati tetangga.” Mandor: “Setelah selesai?” Operator: “Rapat desain kostum tahun depan.” Mandor: “Proyek sekarang saja belum ditutup!”

Kesimpulan: proyek tersulit datang tahun depan

Dalam keterangan unggahannya, pembuat kostum bertanya bagaimana bisa mengalahkan hasil ini tahun depan. Tiga hari kerja kreatif menghasilkan banyak pujian, sekaligus menetapkan target baru. Baknya berhasil menampung permen; orang tuanya malah menampung pekerjaan rumah.

Referensi (3)

Bagikan artikel ini

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa mendukung situs ini. Dukung

Iklan
Iklan
Iklan

Satu lagi? Ada yang seru?

Mumpung sudah selesai membaca: beberapa cerita yang mirip dan beberapa yang beda sama sekali tapi seru.

  1. Kaleng 500 mL kadar 9% itu benar-benar "satu"?Setara 2.6 bir
  2. Kenapa Akuarium Belut Moray di Pipa Beton Ini Seru Banget?
  3. Kenapa Aku Susah Menikmati Anime "Relatable"
  4. Kenapa Lantai Toilet Pria Selalu Basah?

Baca ini hari ini

Masing-masing menjawab pertanyaan yang biasanya muncul setelah membaca artikel ini.

Lihat semua artikel

Cari artikel lain

Semua artikel

Mendoi-chan

Pengelola situs

Mendoi-chan

Mengubah kerepotan di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari menjadi struktur yang jelas dan langkah berikutnya.