{"version":"1.0","type":"rich","title":"Mengapa Reirin justru menjadi sangat kuat di tubuh Keigetsu dalam *Though I Am an Inept Villainess*? — Tubuh sehat SSR, bias kognitif, dan “autentikasi identitas” yang tidak bisa dipalsukan dengan membaca buku harian","author_name":"Mendoi-chan","author_url":"https://mendoi-apps.com/id/about/","provider_name":"mendoi-apps","provider_url":"https://mendoi-apps.com/","cache_age":3600,"thumbnail_url":"https://mendoi-apps.com/og/site-id.png","thumbnail_width":1200,"thumbnail_height":630,"html":"<blockquote class=\"mendoi-embed\" lang=\"id\" cite=\"https://mendoi-apps.com/id/articles/futsutsukana-akujou-healthy-body-cognitive-bias-identity/\"><p><a href=\"https://mendoi-apps.com/id/articles/futsutsukana-akujou-healthy-body-cognitive-bias-identity/\">Mengapa Reirin justru menjadi sangat kuat di tubuh Keigetsu dalam *Though I Am an Inept Villainess*? — Tubuh sehat SSR, bias kognitif, dan “autentikasi identitas” yang tidak bisa dipalsukan dengan membaca buku harian</a></p><p>Kalau bagian awal diterjemahkan ke bahasa gim, leluconnya langsung terlihat.</p><footer>Mendoi-chan · <a href=\"https://mendoi-apps.com/id/\">mendoi-apps</a></footer></blockquote>","width":600,"height":240}