{"version":"1.0","type":"rich","title":"Mengapa “pejantan yang kalah” di dokumenter tampak begitu murung? — Alam bukan kode kehormatan ala samurai; ia bekerja lewat penguasaan akses","author_name":"Mendoi-chan","author_url":"https://mendoi-apps.com/id/about/","provider_name":"mendoi-apps","provider_url":"https://mendoi-apps.com/","cache_age":3600,"thumbnail_url":"https://mendoi-apps.com/og/site-id.png","thumbnail_width":1200,"thumbnail_height":630,"html":"<blockquote class=\"mendoi-embed\" lang=\"id\" cite=\"https://mendoi-apps.com/id/articles/allja-c5eb329bd90f58c42622/\"><p><a href=\"https://mendoi-apps.com/id/articles/allja-c5eb329bd90f58c42622/\">Mengapa “pejantan yang kalah” di dokumenter tampak begitu murung? — Alam bukan kode kehormatan ala samurai; ia bekerja lewat penguasaan akses</a></p><p>Dalam dokumenter satwa, ada adegan yang sangat mudah dikenali.</p><footer>Mendoi-chan · <a href=\"https://mendoi-apps.com/id/\">mendoi-apps</a></footer></blockquote>","width":600,"height":240}